Jangan Sembarangan Pilih Mainan Bayi, Ikuti 5 Tips Ini Dulu

Memenuhi kebutuhan buah hati dengan memanfaatkan diskon kebutuhan si kecil di toko-toko perlengkapan bayi bukanlah hal yang salah. Bukan berarti orangtua tidak ingin memberikan yang terbaik pada si kecil dengan mengandalkan barang diskonan. Akan tetapi, langkah ini diambil sebagai cara melakukan penghematan.

Nah diantara barang yang wajib dipunyai anak kecil yaitu mainan, yang mana barang atau benda ini mampu memberikan stimulus pada syaraf motorik si anak dan juga mempercepat daya kembang kecerdasannya. Oleh sebab itu, harus dipilih saksama dengan menyesuaikan usia pertumbuhan si kecil.

Memilih Mainan Bayi

Memberikan mainan untuk si kecil bukan hanya memberikan kesenangan, tapi juga bermanfaat mengembangkan keterampilan motoriknya. Motorik kasar dan halus akan semakin berkembang dengan pemilihan mainan yang tepat. Berikut tipsnya:

1.    Pilih Sesuai Usia

Penyesuaian usia dalam memilih mainan bayi sangatlah penting. Anda tidak boleh membeli mainan karena menganggapnya lucu atau menggemaskan saja, tapi harus menyesuaikan usia buah hati. Misalnya, untuk bayi berusia 0-6 bulan berikan mainan yang memiliki warna cerah dan bunyi untuk melatih gerak mata dan pendengarannya.

Tidak sesuai apabila Anda memberikan bayi dalam usia ini mainan seperti boneka barbie, mobil-mobilan, robot, dan mainan lain. Carilah mainan yang tidak berukuran kecil dan mudah lepas sehingga meminimalkan risiko mainan tersebut masuk ke mulut si kecil.

2.    Cek Kualitas

Mainan berkualitas belum tentu mahal. Jadi, tidak perlu memilih jejeran mainan mahal untuk si kecil. Malah, Anda harus memanfaatkan diskon kebutuhan si kecil agar mendapatkan harga bersahabat. Sebab kebutuhan bayi itu banyak sehingga Anda perlu pandai mengatur pengeluaran.

Pilih mainan yang warnanya tidak mudah mengelupas, tidak tajam, tidak terdapat magnet, tali, benang atau kawat, mainan harus kukuh, tidak berbaterai atau kancing, serta tidak memiliki printilan yang mudah lepas.

3.    Ukuran Mainan Harus Besar

Bayi biasanya suka memasukkan apa saja ke dalam mulut, termasuk mainannya. Karenanya usahakan anda memilih jenis mainan yang ukurannya pas serta tidak berat aliyas ringan sehingga si anak tidak akan kesusahan saat mengangkat maupun membawanya.

Ukuran mainan 6x3cm menjadi ukuran paling pas untuk si kecil. Atau bisa juga sesuaikan dengan usianya jangan yang lebih besar dari tangan ataupun badannya. Yang mana bisa mempersulit mereka dalam usaha mengangkat ataupun sekedar menyentuhnya. Apalagi ada risiko mainan tersebut menimpa si kecil jika terlalu besar.

4.    Pilih yang Sederhana

Mainan yang memiliki teknologi canggih memang bagus, tapi masih belum diperlukan bagi si kecil. Anda dapat memilih mainan sederhana saja yang dapat dimainkan dengan banyak cara. Sebab mainan yang sederhana lebih tepat sebagai edukasi awal anak.

5.    Mainan Sesuai Individu anak

Dalam menggunakan mainan ada kalanya kita juga perlu mempertimbangkan karakteristik mereka karena sesungguhnya anak-anak pasti mempunyai minat yang tidak sama. Mungkin di awal perkembangannya anak akan menerima mainan pilihan orangtua, tapi biasanya ada mainan-mainan yang lebih disukainya.

Mengetahui tips parenting mengenai cara memilih mainan anak adalah pengetahuan penting untuk orangtua. Sebab memberikan mainan merupakan salah satu cara membantu perkembangan motorik anak. Memenuhi kebutuhan anak tidak melulu harus memberikan yang mahal. Anda bisa manfaatkan diskon kebutuhan si kecil untuk memenuhi berbagai kebutuhannya.