Inilah Beberapa Penyebab Kegagalan The Hunstman: Winter’s War

Kamu yang menyukai film tentang kerajaan, mungkin saja film ini bisa masuk dalam kategori film kerajaan terbaik yaitu The Hunstman: Winter’s War. Yang mana film ini merupakan kisah klasik yang cukup populer dengan didukung oleh beberapa pemeran papan atas. Tetapi siapa sangka, ternyata film ini menuai banyak kritik dengan segala penunjang yang berkualitas seperti kisah dan pemerannya.

Nah, daripada berlama-lama, langsung saja kali ini kami akan memberikan informasi terkait beberapa penyebab kegagalan film The Hunstman: Winter’s War.

  • Tidak ada sosok Putri Salju (Snow White)

Salah satu kegagalan yang dibuat oleh film ini yaitu, tidak adanya tokoh Putri Salju (Snow White), yang mana tokoh tersebut merupakan magnet bagi para penikmat film ini. Karena tidak adanya tokoh Snow White, maka film ini dirasa kurang afdol. Mengapa hal itu bisa terjadi? Sebab film nii berkisah tentang Putri Salju, tetapi tidak ada tokoh Putri Salju didalamnya.

  • Kristen Stewart Absen

Kegagalan kedua yang ada dalam film ini yaitu Kristen Stewart yang absen. Namun perlu digaris bawahi bahwa, Kristen Stewart memilih untuk absen karena skandalnya dengan Rupert Sanders. Nah Rupert Sanders sendiri merupakan sutradara Whute and the Hunstman. Skandal tersebut nyatanya sangat populerdi media massa, hingga mengharuskan Sanders harus angkat kaki dalam film The Huntsman: Winter’s White.

  • Pemeran utama yang kurang menarik perhatian

Dalam sebuah film tentunya terdapat pemeran utama, yang mana pemeran utama tersebut harus mampu untuk menarik perhatian. Namun lain halnya dengan pemeran utama dalam film ini, yang mana pemeran utama kurang memiliki daya tarik sehingga sangat sedikit orang yang mau menonton film ini. sebut saja Charlize Theron, Jessica Chastain, dan Emily Blunt. Yang mana ketiganya memiliki kualitas akting yang tidak perlu diragukan lagi.

Beberapa penghargaan bergengsi sudah diraih seperti ajang penghargaan film yang kerap mereka dapatkan, tentu bukan salah mereka jika tidak ada yang tertarik dengan film ini sebab faktor prestasi dalam bidang keaktoran tidak cukup untuk mengangkat suatu film menjadi booming.

Lalu bagaimana jika membicarakan Chris Hemsworth? Yang mana ia merupakan aktor asal Australia dengan meraih ketenaran dengan memerankan Thor saja. Bahkan ia tidak sama sekali menggunakan kostum pahlawan super buatan Marvel, namun kini ia tida bisa berbuat cukup banyak.

  • Rilis yang tidak tepat

Rilis yang tidak tepat bisa menjadi faktor mengapa film tidak laku, dalam arti lain timing juga diperlukan untuk menggapai banyak penonton. Yang menonjol dalam film ini yaitu desain kostum rancangan Colleen Atwood serta performa akting yang dimiliki ketiga aktris utama. Lebih dari itu, semuanga dianggap biasa saja oleh beberapa kritikus dan pengamat film. “Narasi film ini sangat lamban dan gampang ditebak,” uar Kate Erbland dari Indie Wire.

Hal tersebut menciptakan beberapa analisis yang buruk terhadap film ini, bahkan nilainya cukup buruk. Rotten Tomatoes bahkan hanya memberi rating 4,2 dari maksimal Metacritic yang memberikan nilai 35. Tidak hanya itu, ada tambahan terkait eksekusi yang tekesan biasa saja atau standar.

Nah, itulah beberapa informasi yang dapat kami sampaikan terkait beberapa alasan kegagalan film The Hunstman: Winter’s White. Mudah-mudahan informasi di atas dapat bermanfaat dan menambah wawasan kamu tekait dunia perfilman.