6 Ciri – Ciri Hamil Muda Tanpa Mual Yang Mudah Dikenali

Bagi banyak wanita hamil, rasa mual dan muntah merupakan salah satu tanda awal kehamilan. Meskipun biasa disebut dengan moring sickness dan terjadi saat hamil muda, namun bagi sebagian besar ibu, mual ini bisa terjadi hingga akhir kehamilan. Rasa mual ini juga bisa dialami mulai dari pagi, siang, dan sore hari.

Kabar bagusnya, semua rasa ketidaknyaman tersebut merupakan tanda bahwa si kecil sedang tumbuh dan tubuh ibu sedang menyiapkan ‘rumah’ bagi janin untuk berkembang. Lantas, bagaimana jika ada ibu hamil yang tidak merasakan mual, terutama saat hamil muda atau di awal kehamilan? Apakah itu normal?

Sebagian ibu hamil mungkin merasa baik – baik saja saat hamil muda serta tidak merasakan mual dan muntah. Jangan khawatir karena hal itu normal, namun terdapat beberapa hal yang harus diwaspadai. Misalnya, tidak mengalami mual dan muntah bisa menjadi gejala hormon kehamilan yang rendah. Hal itu bisa meningkatkan risiko keguguran.

Lantas, bagaimana cara mengetahui jika ibu hamil, sementara ibu tidak mengalami gejala kehamilan yang paling jelas seperti mual dan muntah? Berikut 6 ciri – ciri hamil muda tanpa mual yang mudah dikenali :

  • Perubahan Pada Payudara

Sebagaimana dilansir dari What to Expect, ciri – ciri hamil muda tanpa mual bisa dikenali melalui perubahan pada payudara. Saat hamil, ukuran payudara akan lebih besar dan berat dari sebelum hamil.

Ibu hamil juga akan merasa sedikit nyeri pada bagian payudara karena jaringan – jaringannya memang lebih sensitif terhadap perubahan hormon. Bahkan pada beberapa kasus, area areola akan terlihat lebih gelap.

  • Mudah Merasa Lelah

Jika ibu tiba – tiba mudah merasa lelah atau mengantuk padahal baru tidur, mungkin itu berarti ibu sedang hamil. Kelelahan menjadi salah satu ciri hamil muda. Pada 2 minggu pertama proses pembuahan, janin akan menggunakan hampir seluruh kalori yang ada didalam tubuh ibu, sehingga membuat cepat habis energi ibu.

  • Penciuman Lebih Sensitif

Saat hamil muda, kadar hormon akan meningkat cukup drastis. Melonjaknya kadar hormon tersebut menyebabkan indra penciuman menjadi lebih sensitif. Ibu mungkin akan merasa mual saat mencium aroma nasi yang sedang dimasak di rice cooker atau bahkan jika mencium aroma sang suami.

  • Susu Basal Meningkat

Saat hamil muda, suhu basal atau suhu tubuh di pagi hari sebelum beraktivitas biasanya meningkat dibandingkan saat tidak hamil. Peningkatan tersebut terjadi akibat meningkatnya hormon progesteron.

Peningkatan suhu basal pada wanita biasanya terjadi sebelum menstruasi, namun suhu basal biasanya turun saat haid. Tetapi, suhu basal pada wanita hamil tetap tinggi sejak ovulasi hingga selama mengandung.

  • Sering Buang Air Kecil

Saat hamil muda, rahim akan membesar dan hal itu akan mendorong kandung kemih ibu. Kondisi tersebut akan membuat ibu menjadi lebih sering buang air kecil. Mengingat ibu akan kerepotan karena harus bolak – balik ke kamar mandi, pastikan ibu selalu menjaga tubuh agar terhidrasi dengan baik, caranya cukup mengonsumsi air putih.

  • Nafsu Makan Berubah

Di awal masa kehamilan, energi ibu akan terkuras karena banyak diserap oleh janin. Hal itu membuat ibu menjadi lebih cepat merasa lapar meskipun pada saat ini belum ada keinginan atau ngidam makanan tertentu. Sebaliknya, pada beberapa kasus terdapat ibu hamil yang justru bisa mengalami kehilangan nafsu makan. Hal itu terjadi akibat meningkatnya kadar hormon bhCG.