5 Macam Fitur di Aplikasi Pembukuan

Fitur yang terdapat pada aplikasi pembukuan sangat berkembang. Inovasi ini mempunyai dampak positif bagi dunia akuntansi dan sudah bisa diterima baik oleh para akuntan. Karena pada dasarnya aplikasi pembukuan ini akan sangat bermanfaat bagi pekerjaan mereka yaitu menjadi lebih gampang dan ringan.

Salah satu penyedia aplikasi pembukuan yang banyak diminati di Indonesia adalah Jurnal.id. Yang mana fiturnya sudah beraneka ragam dan patut untuk dipertimbangkan penggunaannya. Fiturnya bisa kamu lihat di https://www.jurnal.id/id/fitur/aplikasi-akuntansi/. Namun jika kamu ingin mengetahui fitur mana yang banyak diminati di negeri ini kita akan mencoba memberikan uraian agar kamu bisa memberikan keputusan secara bijak.

Macam-Macam Fitur Aplikasi Pembukuan yang Banyak Diminati

Perusahaan di Indonesia bergerak diberbagai bidang dengan kebutuhan pengolahan keuangan yang bermacam-macam. Karena data laporan keuangan yang mereka butuhkan untuk pertimbangan pengambilan keputusan pasti berbeda. Bergantung dengan besarnya sebuah perusahaan tersebut. Berikut ini adalah fitur-fitur aplikasi pembukuan yang banyak diminati oleh perusahaan di Indonesia.

1. Fitur Manjemen Berbagai Laporan Keuangan Sesuai Kebutuhan

Inti dari aplikasi pembukuan yang paling utama adalah adanya fitur manajemen laporan keuangan. Sehingga akuntan bisa bernapas lega karena pekerjaannya dimudahkan oleh aplikasi online ini. Karena tentunya selama ini ketika mereka melakukannya dengan cara konvensional dan itu mempunyai resiko kesalahan yang lebih besar. Entah itu adanya kesalahan pemasukan data ataupun salah perhitungan.

Selain itu jika dengan cara konvensional maka kamu akan memakai kertas dengan aplikasi spreadsheet yang mana kurang efisien dan tidak bisa up-to-date. Dengan menggunakan aplikasi pembukuan ini maka kamu akan mendapatkan berbagai laporan keuangan dengan lebih efektif dan efisien. Diantara laporan keuangan tersebut adalah laporan laba dan rugi, kemudian laporan perpajakan, laporan neraca, lalu laporan aset perusahaan dan sebagainya tergantung kebutuhan perusahaan.

2. Fitur Manajemen Faktur dan Transaksi

Selanjutnya yang penting adalah adanya fitur manajemen faktur dan transaksi. Dimana faktur apabila dicetak secara manual atau konvensional maka akan rawan error atau hilang sehingga kurang efektif. Apalagi jika perusahaanmu berkembang di bidang dagang ataupun manufaktur.

Selain itu jika kamu bisa memanajemen faktur secara tepat, maka masalah hutang dan piutang akan terselesaikan dengan baik. Karena akan mempengaruhi arus kas masuk dan keluar. Dengan adanya aplikasi pembukuan maka proses pembuatan faktur dan pengolahan transaksi akan menjadi lebih mudah dan simpel.

Kemudian aplikasi pembukuan ini berguna bagi kepala manajer keuangan guna secara resmi bisa mengeluarkan tagihan bagi client, lalu bisa kapanpun dan dimanapun kamu melihat riwayat transaksi perusahaan karena sudah tersusun arsipnya secara rapi. Dan tentunya aplikasi ini mempunyai fitur reminder yang akan mengingatkan akuntan apabila ada tagihan yang sudah jatuh tempo.

3. Fitur Manajemen Laba dan Rugi yang Up-To-Date

Dalam fitur manajemen laba dan rugi kamu bisa juga loh melihat nilai tukar uang. Hal ini sangat berguna bagi client yang sistem transaksinya menggunakan mata uang asing. Sehingga dengan aplikasi tersebut mereka bisa mendapatkan hasil laporan atau transaksi yang sesuai dengan mata uang yang mereka gunakan. Karena mata uang tersebut bisa mengalami konversi ke mata uang asing secara bebas jika menggunakan aplikasi ini.

Selain itu kamu bisa tau selisih laba dan kerugian yang dialami perusahaan pada periode tertentu. Sehingga apabila perusahaan mengalami kerugian bisa langsung ketauan dan bisa segera mencari penyebabnya dan solusi yang paling tepat.

4. Fitur Cash Flow

Selanjutnya ada fitur cash flow, dimana fitur ini merupakan fitur mahal yang bisa kamu temukan pada aplikasi pembukuan salah satunya Jurnal.id. Pada aplikasi tersebut cash flow tersedia secara real time dan pengolahannya sangat mudah loh serta fitur ini hanya bisa ditemukan pada aplikasi tertentu saja.

Dengan begitu kamu akan bisa membuat perbandingan dan tau apa yang harus kamu lakukan apabila pendapatan perusahaan tidak sesuai dengan prediksi, atau pengeluaran yang keluar dari anggaran belanja, hingga perabaan kerugian pun bisa kamu lihat menggunakan aplikasi ini.

Kemudian fitur ini juga bermanfaat saat kamu harus mengeluarkan arus kas bagi calon investor, agar mereka bisa membuat penilaian dengan baik dan bijak sebelum memberikan uang invest mereka.

5. Fitur Manajemen Depresiasi Aset

Depresiasi aset perusahaan bisa kamu lakukan dengan menggunakan dua cara yaitu straight line dan juga reducing balance. Dengan adanya fitur aplikasi pembukuan maka manajemen depresiasi aset bisa dilakukan secara berkala dan berkelanjutan. Agar setiap periode waktu kamu dan perusahaan bisa tau kondisinya secara real. Dan kedepannya bisa mengambil keputusan yang bijak apabila ada kerugian yang harus ditanggung.

Fitur-fitur di atas merupakan fitur yang banyak peminatnya di Indonesia. Namun kembali lagi kamu sebagai akuntan atau yang menganalisi perusahaan harus tau kondisi dan kebutuhan perusahaan sehingga bisa memilih aplikasi pembukuan yang paling tepat. Atau jika kamu masih ragu kamu juga bisa mengunjungi alamat ini https://www.jurnal.id/id/fitur/aplikasi-akuntansi/ untuk bisa melihat demo pemakaiannya dan mencoba aplikasi tersebut secara gratis dalam waktu 14 hari.